*Dandim 1312/Talaud hadiri Sosialisasi kampung moderasi beragama di Lapangan Gelora Pamil Lirung Kel. Lirung Satu Kec. Lirung. Kab. Kepl. Talaud*
Turut hadir dalam kegiatan DR. dr. Elly Engelbertd Lasut, ME (Bupati Kab. Kepl Talaud), H. Sarbin Sehe, S, Ag. M.Pdi (Kanwil Kemenag Sulut), Letkol Inf Sigfried Wellem Panaha, S.Sos (Dandim 1312/Talaud), Daud Malengsang S. Sos (Asisten 1, Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra), Ir. M.R Gumansalangi, ME (Ispektur Pemda Kab. Kpl Talaud), Pytje P Maabuat, SP (Kadis Perindak), Rosmiati Malaru, SH, MH (Kadis Perikanan), Siti H. Bidulang, SP, M.Si (Kadis Pariwisata), Merdyson Sasae, S.AP, MM (Kadis Lingkungan Hidup), DR. Imen Djoli Manapode, S.Pd, M.Pd (Kadis Koprasi dan Usaha Kecil dan Menengah), Dirman Gumolung, S.Pt, M.Si (Kadis ketahanan Pangan dan Pertanian), Samsudin Pulu, S.Ag.,M.Ap (Kepala Kantor Kementrian Agama Kab. Kepl. Tld), Hasbullah, S.H (Kasi Intel Kejari Kab. Kepl. Tld), AKP Rolly B Mahole, S.H(Kapolsek Lirung), Letda Laut Sahrul Sani (Komandan Kapal), Serka Olden Wuana (Plh Danramil-02/Lirung, Je Willem Damura, S.IP (Camat Lirung), Agustinus Rumouw SE (Camat Moronge), Walde Mangaguwi SE (Camat Salibabu, Pegawai Kementerian Agama Kab. Kepl. Tld, Penyuluh Agama Kristen dan Islam non PNS se Kab. Kepl. Tld, Guru-guru Agama Kristen dan Islam se Kab. Kepl. Tld, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat
Dandim 1312/Tld Letko Inf Sigfried Wellem Panaha,S.Sos., menjelaskan bahwa 5 Nilai Bela Negara yaitu Cinta tanah air, Sadar beragama dan beragama, Yakin Pancasila sebagai ideologi negara, Rela berkorban untuk bangsa dan negara, Memiliki kemampuan awal bela negara.
Dengan adanya kegiatan ini di harapkan semua masyarakat mampu menjalankan peranannya sebagai penerus bangsa,tidak mudah terpancing atau terhasut oleh informasi yang belum tentu benar,jaga martabat sesama anak bangsa, jangan suka mengeluh,tetapi cari solusi agar tercapai sesuai dengan di cita-citakan.
Sesama anak bangsa harus pandai berkomunikasi, koordinasi dan silaturahmi Guna menjaga solidaritas sesama anak bangsa dan selalu menjaga kerukunan antar umat beragama.tuturnya
Kanwil Kemenag Sulut Sarbin Sehe, S, Ag. M.Pdi dalam sambutannya menyampaikan "Kampung moderasi ini akan mencoba menyatukan berbagai perbedaan terutama dalam hal agama atau kepercayaan untuk saling menghargai dan menjunjung toleransi, artinya Kampung Moderasi bisa dijadikan sebagai role model mengenai indahnya rasa persatuan dalam berbagai perbedaan.
"Moderasi beragama bukan hanya suasana rukun antar pemeluk agama saja, tetapi memberikan edukasi dan bimbingan kepada masyarakat agar kerukunan tertanam dalam kesadaran masyarakat, sehingga kerukunan yang tercipta, sikap toleransi yang tampak memang benar-benar tumbuh dari kesadaran masing-masing individu.
Bupati Kab. Kepl Talaud DR. dr. Elly Engelbertd Lasut, ME, Dalam sambutannya juga menyampaikan
"Dengan adanya kampung moderasi beragama ini dapat menjadi motivasi dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat yang ada di Kab. Kepl. Talaud, selalu rukun dan damai tanpa memandang perbedaan agama, suku, budaya, ras, ataupun latar belakangnya, apabila satu agama yang sama, kampung moderasi beragama ini dapat menjadi motivasi tetap saling menghormati meskipun berbeda aliran agamanya.
"Adanya Kampung Moderasi Beragama ini menjadi salah satu sarana untuk menciptakan kehidupan masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang aman, tentram dan damai.

Komentar
Posting Komentar